Lady Amherst Pheasant adalah burung hias eksotis yang dikenal sebagai burung yang memiliki bulu berwarna mencolok, ekor panjang menjuntai, dan tampilan anggun. Terdapat kombinasi bulu warna putih, merah, hijau, dan emas yang membuatnya tampak seperti karya seni hidup pemikat perhatian siapapun yang melihatnya.
Sepasang Anakan (3–4 bulan) – Rp 6.500.000
Bulu belum sepenuhnya tumbuh sempurna, namun corak khas sudah mulai tampak. Membutuhkan kandang yang nyaman dan pakan bernutrisi untuk mendukung masa pertumbuhan.
Sepasang Remaja (6–8 bulan) – Rp 9.500.000
Bulu makin jelas dengan warna kontras, ekor mulai memanjang. Burung lebih aktif, sehat, dan sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan baru.
Sepasang Dewasa (18–36 bulan) – Rp 12.500.000
Bulu penuh dengan warna cerah menyala, ekor panjang dan indah. Menampilkan ciri khas Lady Amherst Pheasant yang sesungguhnya, siap menjadi pusat perhatian dalam koleksi unggas hias.
Lady Amherst Pheasant berasal dari Asia, khususnya wilayah Tiongkok barat daya hingga Myanmar, kemudian dibawa ke daerah Eropa pada abad ke-19 oleh Sarah Amherst, istri gubernur India yang namanya diabadikan untuk burung ini. Sejak saat itu, spesies ini menjadi salah satu burung hias paling terkenal di dunia.
Bicara ciri, ciri khas utama burung Lady Amherst Pheasant memiliki ekor panjang yang bisa mencapai lebih dari satu meter, berpadu dengan bulu berwarna-warni yang kontras. Kepala putih dengan mahkota merah, leher berkerah hijau kehitaman, dada merah, dan ekor bercorak unik menjadikannya salah satu burung hias paling menakjubkan.
Dalam perawatan, Lady Amherst Pheasant memerlukan kandang yang cukup luas dengan area terbuka agar bisa bergerak bebas dan tidak stres. Burung ini sangat aktif, gesit, dan sering terlihat berlari atau memamerkan ekornya. Selanjutnya, pakan harian bisa berupa campiran biji-bijian, sayuran hijau, serangga kecil, hingga pelet unggas untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.
Selain itu, Lady Amherst Pheasant juga dikenal sebagai burung yang relatif tahan terhadap iklim berbeda, namun tetap perlu perlindungan dari hujan lebat dan angin kencang. Kandang dapat hidup lama dan terus mempertahankan keindahan bulunya sepanjang tahun.
Keunikan lainnya terletak pada warna, asal-usul bersejarah, dan karakter aktifnya membuat Lady Amherst Pheasant selalu menjadi sorotan dalam dunia burung hias internasional. Burung ini bisa untuk memperkaya koleksi dan bisa menghadirkan nuansa eksotis sekaligus kemewahan dalam lingkungan tempat burungnya diperlihara.
Produk Terkait
Jual Lady Amherst Pheasant Usia
Daftar Harga
Sepasang Anakan (3–4 bulan) – Rp 6.500.000
Bulu belum sepenuhnya tumbuh sempurna, namun corak khas sudah mulai tampak. Membutuhkan kandang yang nyaman dan pakan bernutrisi untuk mendukung masa pertumbuhan.
Sepasang Remaja (6–8 bulan) – Rp 9.500.000
Bulu makin jelas dengan warna kontras, ekor mulai memanjang. Burung lebih aktif, sehat, dan sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan baru.
Sepasang Dewasa (18–36 bulan) – Rp 12.500.000
Bulu penuh dengan warna cerah menyala, ekor panjang dan indah. Menampilkan ciri khas Lady Amherst Pheasant yang sesungguhnya, siap menjadi pusat perhatian dalam koleksi unggas hias.
Lady Amherst Pheasant berasal dari Asia, khususnya wilayah Tiongkok barat daya hingga Myanmar, kemudian dibawa ke daerah Eropa pada abad ke-19 oleh Sarah Amherst, istri gubernur India yang namanya diabadikan untuk burung ini. Sejak saat itu, spesies ini menjadi salah satu burung hias paling terkenal di dunia.
Bicara ciri, ciri khas utama burung Lady Amherst Pheasant memiliki ekor panjang yang bisa mencapai lebih dari satu meter, berpadu dengan bulu berwarna-warni yang kontras. Kepala putih dengan mahkota merah, leher berkerah hijau kehitaman, dada merah, dan ekor bercorak unik menjadikannya salah satu burung hias paling menakjubkan.
Dalam perawatan, Lady Amherst Pheasant memerlukan kandang yang cukup luas dengan area terbuka agar bisa bergerak bebas dan tidak stres. Burung ini sangat aktif, gesit, dan sering terlihat berlari atau memamerkan ekornya. Selanjutnya, pakan harian bisa berupa campiran biji-bijian, sayuran hijau, serangga kecil, hingga pelet unggas untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.
Selain itu, Lady Amherst Pheasant juga dikenal sebagai burung yang relatif tahan terhadap iklim berbeda, namun tetap perlu perlindungan dari hujan lebat dan angin kencang. Kandang dapat hidup lama dan terus mempertahankan keindahan bulunya sepanjang tahun.
Keunikan lainnya terletak pada warna, asal-usul bersejarah, dan karakter aktifnya membuat Lady Amherst Pheasant selalu menjadi sorotan dalam dunia burung hias internasional. Burung ini bisa untuk memperkaya koleksi dan bisa menghadirkan nuansa eksotis sekaligus kemewahan dalam lingkungan tempat burungnya diperlihara.













